Sabtu, 04 Agustus 2007

Tentang Aku

Aku Noni Amelia. Lahir di Surabaya,6 september 1985.
Aku orang Indonesia. Aku keturunan Jawa.
Aku berusaha mandiri. Kadang aku malas,Kadang Aku bersemangat.
Kadang Aku pendengar yang baik (kadang tidak).
Aku penuh rasa ingin tau. Aku suka berpergian.
Kadang Aku kuat. Kadang Aku lemah. Kadang Aku merasa takut.
Kadang Aku sangat pemberani. Kadang Aku merasa amat kesepian.
Kadang Aku bersikap seperti anak kecil. Kadang bersikap bagai wanita dewasa. Aku seorang Kakak. Aku seorang teman.
Kadang Aku merasa bingung. Kadang Aku merasa takut.
Kadang Aku ngga tau harus ngomong apa,terus jadi ketakutan.
Kadang Aku bertingkah konyol. Kadang Aku mencemaskan pendapat orang tentang diriku. Kadang Aku merasa hangat & manja. Kadang Aku merasa terluka & marah. Aku mudah panik. Aku kurang percaya diri.
Aku berusaha tidak menyerah menjalani tantangan hidup.
Kadang Aku merasa bangga atas apa yang telah kucapai.
Kadang Aku mersa frustasi. Kadang Aku sangat teguh.
Aku pribadi yg sangat kompleks. Aku datang dgn semua perasaan & emosiku. Aku Noni dan Aku senang bisa hidup. Aku adalah Aku.

Aku dan Keluarga

Aku hidup ditengah keluarga yg sederhana. Ayahku adalah salah satu karyawan disebuah perusahaan milik negara (saat itu). Masa kecilku memang indah. Meski aku hidup dlm kesederhanaan tapi aku cukup bahagia karena penghasilan ayah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. " Sungguh masa kecil yg menyenangkan " apapun yg aku inginkan bisa aku dapatkan dari ayah. Saat itu aku merasa paling beruntung daripada anak sebaya lainnya yg ada di komplek-ku.Pakaian,mainan,makanan,bisa aku dapat tanpa harus merengek. Hingga moment pahit itu datang begitu saja. Ayahku di-PHK,tapi bukan hanya Ayah,banyak teman & karyawan lain mengalami nasib yg sama. Saat itu aku masih duduk dibangku TK. Memang usiaku masih terlalu kecil untuk mengerti atas apa yg terjadi saat itu. Meski Aku tidak begitu paham situasi saat itu,tapi aku masih ingat raut kesedihan pada wajah Ayah & Ibu. Ayah tidak menyerah,beliau merasa bertanggung jawab atas keluarganya. Selang beberapa bulan ada tawaran pekerjaan di salah satu perusahaan swasta,Ayah menempati bagian personalia. Kurang-lebih 2 tahun Ayah bekerja disana,perusahaan itu bermasalah. Ayah jenuh dgn suasana kantor yg penuh masalah. Ibu sadar bahwa Ayah tidak menikmati pekerjaannya,semakin hari tubuhnya kurus,makan jadi tidak teratur,ia hanya sibuk dgn masalah2 kantor yg seharusnya bukan menjadi bagian manajemennya. Setelah beberapa bulan terakhir dgn berbagai masalah dikantor,Ayah mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tsb. Beliau memilih membuka usaha kecil2an dirumah. Usaha toko klontong ini sudah berjalan sekitar 12 tahun. Dari usaha ini-lah orang tuaku dapat membiayai kuliah & sekolah adikku. Meski saat ini hidupku tak seindah pada masa kejayaan Ayahku,Aku tetap bersyukur dgn semua yg aku miliki skg,Aku juga menyadari kemampuan orang tuaku. Yang terpenting adalah bagaimana Aku bisa mewujudkan kembali masa2 indah di waktu kecil yg sempat terputus begitu saja. Saat ini hanya impian,usaha,& doa yg harus Aku lakukan untuk membuat orang tuaku bangga,untuk menunjukkan bahwa usaha keras mereka tidak sia2. Aku memang punya banyak impian untuk masa depanku,terutama untuk membahagiakan orang tuaku & orang2 disekitarku,orang2 yg aku sayangi. Semoga ini bukan sekedar tulisan,impian,atau ucapan saja. Semoga Aku bisa konsisten dgn semua harapanku,Amieeenn. Wassalam.

3 komentar:

Anonim mengatakan...

semua manusia yg hidup merupakan orang2 yg terpilih untuk dpt mengarungi pahit manisnya sebuah kehidupan. Setiap orang akan berusaha untuk merubah nasib hidupnya menjadi yang lebih baik. Kita hanya bisa berusaha bekerja dan ber do'a untuk dapat mewujudkan semua impian dan cita2 yg kita inginkan. Kejujuran, disiplin, semangat dan pantang menyerah merupakan modal dasar untuk mewujudkan impian dunia. Beriman, bertawakal dan bersedekah merupakan modal dasar untuk mewujudkan impian sebuah kehidupan yg abadi(akherat).

Semua sifat yg kamu tulis sebagian besar mirip sama sifatku juga. Pertama kali baca aq merasa merinding semua, jantungku sampai gemetar. Coz, aq yg menjalni hidup g tau gimana cara mengetahui dan mengungkapkan secara tertulis ttg sifatku, aku baru merasa tau setelah baca artikel yg kamu tulis.

Thanks, SaFanQ

SaFanQ mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
SaFanQ mengatakan...

Noni……..?, apa yang harus ku lakukan, karna ku tak sanggup tuk melakukannya………memang hati ini tidak pernah seperti ini, sulit sekali tuk mengungkapkannya………….harus kah aku seperti ini, atau aku akan menerimanya

Memang aku belum pernah bermain cinta, Ku berharap… ada satu hati yang bisa hidup menjadi pasanganku.

Aku mengerti semua ini terjadi bukan sekedar tuk berharap,
karna ku tau kau sudah ada yang punya,
tapi ku tak bisa bercinta pada bayangan, aku tak bisa bohongi diriku……
Bahwa ku menyayangimu……..maafkan aku……?

ku kan menunggu hari esok akan berpihak kepada ku
atau aku tak akan pernah memilikimu lagi…..

Jujur aku sayang kamu……noni